Padang, Maestro Info—Kendati berbagai pihak dan lembaga sosial telah menyalurkan beragam bantuan sosial untuk warga kurang mampu selama bulan suci Ramadan 1446 H/2025 ini, namun Direktur Samapta Polda Sumbar Kombes Pol Achmadi, S.I.K mencoba memberikan secercah pengharapan kepada warga kurang mampu melalui berbagai kegiatan sosial tali asihnya lewat program Jum’at Berkah.
Dalam rangka memupuk rasa kepedulian anggotanya, khususnya anggota Dalmas Ditsamapta Polda Sumatera Barat (Sumbar) kepada masyarakat tanpa melihat ragam bantuan yang telah diterima dari berbagai pihak, personel Ditsamapta ini terus berupaya menunjukan kepeduliannya, terutama warga kurang mampu. Achmadi berharap, mudah-mudahan apa yang mereka berikan dapat membantu kehidupan masyarakat.
Seperti kegiatan pendistribusian sembako yang dilakukan Anggota Dalmas Direktorat Samapta Polda Sumbar dalam rangka membantu masyarakat yang tidak mampu pada hari Jum’at siang 21 Maret 2025, di wilayah hukum Polresta Padang Kecamatan Padang Barat, Padang Selatan dan Padang Timur.
Kegiatan pendistribusian sembako itu dipimpin oleh Kasubdit Dalmas Kompol Maman Rosadi SH bersama dengan Ipda Raflian Satyatama SH Danton 1B, Ipda Rivo Orlandha SH MH Danton 3B serta sepuluh orang personel Dalmas lainnya.
Pembagian sembako pada hari itu menyasar masyarakat yang tidak mampu yang tinggal di pinggiran Kota Padang dan tidak memiliki pekerjaan serta para buruh kasar yang bekerja sebagai tenaga harian.
Menurut Maman Rosadi, bantuan
sembako yang disalurkan itu merupakan hasil patungan (badoncek) personil Dalmas
Ditsamapta Polda Sumbar yang dikumpulkan setiap bulannya.
“Alhamdulillah berkat rahmad Allah SWT hasil badoncek personil Dalmas tersebut dapat membawa berkah kepada warga kurang mampu, mudah-mudahan dapat membantu kehidupan mereka,” ucap Maman.
"Kendati sembako yang diberikan tidak bisa mencukupi kebutuhan hidup mereka dalam waktu lama, namun paling tidak pemberian itu bisa memberikan sedikit kebahagiaan kepada mereka. Sekecil apapun bentuk pertolongan kita kepada orang-orang di sekitar, pasti akan bermanfaat. Inilah kebahagiaan bagi kami," tutur Maman Rosadi.
Mantan Waka Polres Kepulauan Mentawai ini mengatakan, dalam berbagi kita menemukan bahwa kebahagiaan sejati tidak terletak pada seberapa banyak yang kita miliki, tetapi pada seberapa banyak yang kita mampu memberikan kepada orang lain.
“Setiap tetes kebaikan yang kita berikan adalah sebuah sinar yang menerangi gelapnya dunia, sebuah aliran kasih yang mengalir dari hati ke hati. Saat berbagi itu, kita bukan hanya memberikan materi atau bantuan fisik, tetapi kita juga memberikan bagian dari diri kita sendiri. Kita menyentuh hati orang lain dengan kehangatan kasih sayang, kita mengubur perbedaan dan membangun jembatan persaudaraan. Dalam setiap tindakan berbagi, kita membuktikan bahwa kebaikan masih ada di dunia ini, dan bahwa setiap orang memiliki potensi untuk menjadi pahlawan bagi yang lain,” ujar Maman Riosadi penuh makna. (Febriansyah Fahlevi)
0 Komentar